Gunung Kerinci: Pesona Atap Sumatra yang Wajib Masuk Daftar Perjalanan ke Jambi

Gunung Kerinci: Pesona Atap Sumatra yang Wajib Masuk Daftar Perjalanan ke Jambi

October 2026

Temukan pesona Gunung Kerinci, Atap Sumatra di Jambi, mulai dari pendakian, Kebun Teh Kayu Aro, Danau Gunung Tujuh hingga tips perjalanan.

Bagi pencinta alam, perjalanan ke Jambi terasa belum lengkap tanpa mengenal Gunung Kerinci. Berdiri gagah di kawasan Bukit Barisan, gunung ini bukan hanya menjadi ikon alam Jambi, tetapi juga merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia sekaligus puncak tertinggi di Pulau Sumatra dengan ketinggian mencapai 3.805 meter di atas permukaan laut.

Julukan “Atap Sumatra” terasa masuk akal ketika melihat lanskap Kerinci dari kejauhan. Hutan hujan tropis, perkebunan teh, udara pegunungan, serta bentang alam yang luas membuat kawasan Gunung Kerinci menawarkan pengalaman yang jauh lebih besar daripada sekadar perjalanan menuju puncak.
 

Gunung Kerinci dan Pesona Alam Jambi

Gunung Kerinci berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), salah satu kawasan konservasi penting di Sumatra yang membentang di Jambi, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Sumatra Selatan. Kawasan ini dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan menjadi habitat berbagai satwa seperti harimau Sumatra, gajah Sumatra, tapir, serta beragam flora khas hutan tropis.

Kerinci sendiri merupakan gunung api aktif bertipe stratovolcano yang berada di jalur Cincin Api Pasifik. Kawahnya berukuran sekitar 400 x 120 meter dan aktivitas vulkaniknya menjadi salah satu karakter yang membuat gunung ini memiliki daya tarik tersendiri.

Namun daya tarik Gunung Kerinci tidak hanya berhenti pada aktivitas pendakian. Kawasan sekitarnya menghadirkan lanskap yang membuat perjalanan terasa seperti eksplorasi satu destinasi besar dengan banyak cerita.
 

Mendaki Gunung Kerinci dari Kersik Tuo

Bagi pendaki, jalur yang umum digunakan menuju Gunung Kerinci dimulai dari Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Titik awal pendakian berada di Pos R10 atau Pintu Rimba sebelum perjalanan berlanjut melewati kawasan hutan tropis.
Perjalanan menuju puncak umumnya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk perjalanan pulang-pergi, tergantung kondisi fisik, cuaca, dan kecepatan masing-masing pendaki. Jalurnya menawarkan tantangan berupa tanjakan, akar pohon, perubahan elevasi, hingga pasir vulkanis dan bebatuan lepas menjelang puncak.

Pendaki biasanya melakukan summit attack dari Shelter 3 pada dini hari agar dapat mengejar momen matahari terbit. Tetapi Gunung Kerinci bukan destinasi yang bisa ditaklukkan dengan modal semangat saja, sehingga persiapan fisik, perlengkapan yang sesuai, kondisi cuaca, registrasi, serta kepatuhan terhadap aturan kawasan menjadi bagian penting sebelum berangkat.
 

Kebun Teh Kayu Aro, Lanskap Hijau di Kaki Kerinci

Kalau mendaki bukan agenda utama, jangan buru-buru mencoret Kerinci dari itinerary. Salah satu pengalaman yang bisa dinikmati adalah mengunjungi Kebun Teh Kayu Aro, kawasan perkebunan yang berada di kaki Gunung Kerinci.

Hamparan tanaman teh yang hijau berpadu dengan latar Gunung Kerinci menciptakan panorama yang menjadi salah satu karakter khas kawasan Kayu Aro. Perkebunan ini juga memiliki sejarah panjang sejak era kolonial dan dikenal sebagai salah satu perkebunan teh tua di Indonesia.

Buat traveler yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus melakukan pendakian panjang, kawasan kebun teh bisa menjadi pilihan untuk memperlambat ritme perjalanan. Udara sejuk, lanskap hijau, dan panorama gunung menjadi kombinasi yang sulit ditemukan di tengah rutinitas kota.

Baca juga:  

Jangan Lewatkan Danau Gunung Tujuh

Perjalanan ke kawasan Gunung Kerinci juga bisa dilanjutkan menuju Danau Gunung Tujuh, salah satu lanskap alam yang berada tidak jauh dari kawasan Kerinci. Danau vulkanik ini berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dan dikelilingi oleh tujuh puncak gunung.

Bagi pencinta trekking, perjalanan menuju danau memberikan pengalaman berbeda dibanding pendakian Gunung Kerinci. Sementara bagi traveler yang ingin mengeksplorasi alam Jambi lebih dalam, kawasan ini dapat menjadi bagian dari perjalanan multi-destinasi di Kerinci.

Pilihan lainnya adalah Danau Kerinci dan Air Terjun Telun Berasap yang juga menjadi destinasi populer di kawasan tersebut. Dengan begitu, perjalanan ke Gunung Kerinci tidak harus berhenti ketika pendakian selesai.
 

Dari Jambi Menuju Gunung Kerinci

Bagi traveler yang datang dari luar Jambi, perjalanan menuju Gunung Kerinci membutuhkan perencanaan karena kawasan pendakian berada cukup jauh dari pusat Kota Jambi. Salah satu aksesnya adalah melalui Bandara Sultan Thaha Jambi, kemudian perjalanan darat dilanjutkan menuju Sungai Penuh dan Kersik Tuo.

Alternatif lainnya adalah melalui Padang, Sumatra Barat, yang menjadi salah satu rute populer menuju kawasan Kersik Tuo. Dari Padang, perjalanan dapat dilanjutkan melalui Solok dan Muara Labuh sebelum mencapai kawasan Kerinci.

Untuk traveler yang menggunakan Jambi sebagai titik awal perjalanan, menginap di Kota Jambi sebelum melanjutkan perjalanan darat dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Salah satu pilihan akomodasi di Kota Jambi adalah BW Luxury Jambi, yang dapat menjadi bagian dari perjalanan sebelum mengeksplorasi berbagai destinasi di Provinsi Jambi.
 

Menjadikan Jambi sebagai Awal Petualangan

Perjalanan menuju Gunung Kerinci bukan sekadar perjalanan mengejar ketinggian. Ia adalah kesempatan untuk melihat sisi Jambi yang berbeda, mulai dari kehidupan kota, perjalanan panjang menuju kawasan pegunungan, perkebunan teh, hutan tropis, dan lanskap alam yang membentang di sekitar “Atap Sumatra”.

Bagi traveler yang ingin menyusun perjalanan lebih nyaman, Jambi dapat dijadikan titik awal sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kerinci. Setelah menikmati fasilitas dan beristirahat di kota, perjalanan berikutnya bisa diarahkan menuju Kayu Aro, Kersik Tuo, Gunung Kerinci, dan destinasi alam lain di sekitarnya.

Pada akhirnya, Gunung Kerinci bukan hanya tentang mencapai puncak 3.805 mdpl. Gunung ini adalah pintu masuk untuk mengenal salah satu lanskap paling kaya di Sumatra—tempat ketika perjalanan, alam, budaya, dan pengalaman bertemu dalam satu rute yang panjang.
 

Share this:
Enhance Your Stay with Exclusive Packages

Enjoy more value with our exclusive package featuring upgraded room benefits and complimentary airport transfer for a smoother, more rewarding stay from arrival to departure.

View Exclusive Offers

Read Other Journals

Discover more accommodation options designed to match your travel style and preferences. From cozy rooms to spacious suites, find the perfect stay for your next visit.